Saturday, 22-02-2020 | 06:19:15 am

Diduga Oknum Datuk Rio Menerima Fee Rp.20 ribu Dari Mobil Sawit, Ketua DPC PAN Babeko Cs Angkat Bicara

Diduga Oknum Datuk Rio Menerima Fee Rp.20 ribu Dari Mobil Sawit, Ketua DPC PAN Babeko Cs Angkat Bicara Gambar : Ketua DPC Bathin II Babeko Feri Fadli Cs

NMCBerita.ID, Bungo - Konflik kembali terjadi di PT Bina Mitra Makmur (BMM) Kecamatan Bathin II Babeko, Kabupaten Bungo kembali muncul ke permukaan publik

Ketua DPC PAN Bathin II Babeko Feri Fadli beserta Aktivis Bungo Abdul Ghofur langsung angkat bicara terkait konfilik tersebut. Jum'at (06/12).

Aktivis Bungo Abdul Gofur dirinya mengatakan Kami ada tiga tuntutan mengenai perusahaan BMM jadi di dalam tuntutan itu kami menolak adanya dugaan perekrutan yang dilakukan oleh Datuk Rio yang tidak transparan dalam perekrutan karyawan.

BACA JUGA : Di Akhir Bulan September Harga Emas Mencapai Rp.2 juta

Gofur juga mempertanyakan  rekomendasi yang dikeluarkan oleh Datuk Rio atas perekrutan karyawan, dan kedua adanya dugaan Datuk Rio  sudah memberi pernyataan izin lingkungan kalau sudah memberi izin lingkungan ini dasarnya apa harus ada dasar-dasarnya, dan ketiga kabarnya juga ada dugaan dalam memberi fee Rp20.000 di peruntukkan kedesa atau kemana,kalau dihitung sesuai dengan status saudara Fadli tadi kan pertahunnya Rp.72 juta."Ucap Abdul Gofur.

Gofur meminta tolong pertanyakan pengolahan linbah PT yang baru dibangun di belakang PT BMM dan memberi fee Rp.20.000 per mobil."tutup Abdul Gofur.

Sementara itu ketua DPC PAN Babeko Feri Fadli juga mengatakan untuk saat ini kami pertanyakan masalah fee Rp20.000 per mobil yang diambil oleh Datuk Rio, berdasarkan informasinya yang saya terima katanya berdasarkan sumber suara rp20.000 yang telah disepakati oleh Datuk Rio.

Jadi kami pertanyakan pengelolaannya Seperti apa dan kegunaannya untuk apa dan dasar hukumnya apa mereka mengambil Rp20.000 per mobil tersebut.

Kemudian yang kedua kami mempertanyakan tenaga kerja yang dikritik oleh PT BMM ketika kami konfirmasi ke BMM katanya itu berdasarkan dari rekombinasi Rio setelah kami cek lapangan itu tidak sesuai karena tenaga kerja itu penuh dengan unsur seperti ada salah satu tenaga kerja yang diambil itu masih keluarga dekat Datuk Rio.

Ada masyarakat yang mempertanyakan tentang perekrutan karyawan, sedangkan masyarakat sekeliling masih banyak butuh pekerjaan.

Terakhir kami minta pada anggota dewan kami yang terutama dari Dusun Babeko agar segera menyoroti dan tegas untuk menyikapi permasalahan ini.karena kalau tidak ditanggapi kami akan kumpulkan massa sebanyak mungkin terutama dari kalangan pemuda yang tidak punya pekerjaan yang sudah mengajukan lamaran ke pabrik untuk akan melakukan aksi ke pabrik tersebut.,"Tutup Feri Fadli.

Sementara itu Camat Babeko Giyatno membenarkan bahwa adanya PT yang baru berdiri di komplek PT BMM dia membangun satu pabrik lagi tentunya dia bangun satu pabrik untuk mendapatkan izin UPL lingkungan.

Menurut camat perekrutan karyawan emang benar-benar masyarakat yang berdomisili di Bathin II Babeko terutama simpang Babeko yang harus bekerja disana.

Jadi Rio dan BPD mengadakan pertemuan dengan ketua RT dan kepala kampung dengan pihak PT BMM, yang jelas PT BMM harus ada kontribusinya untuk dusun."Ucap Camat Bathin II Babeko.

Jadi kalau masalah Rp.20.000 per mobil camat membenarkan bahwa adanya Fee Rp.20 ribu, mereka akan dibayarkan pada saat PT yang baru ini  sudah beroperasional."Tutup Camat Bathin II Babeko.(NMC03)

 

Tag: