Friday, 10-04-2020 | 01:00:32 pm

Pilgub Jambi Arus Pertarungan Para Bupati

Pilgub Jambi Arus Pertarungan Para Bupati Gambar Heri Kusnadi PW Muhammadiyah Jambi

NMCBerita.ID, Bungo - Perebutan kursi kepala daerah memang menggiurkan semua pihak. Sikap dukung-mendukung dan tawaran visi-misi para calon sudah bertebaran di mana-mana termasuk Pada Pemilihan Gubernur di Provinsi Jambi. Banyak kandidat yang sudah mulai muncul dan lebih di dominasi mantan kepala daerah maupun kepala daerah yang sedang menjabat. 

Diantaranya dari Partai Golkar ada Cek Endra yang saat ini menjabat sebagai Bupati Sarolangun.

"Dengan bermodal kemenangan Partai Golkar yang di pimpinnya di Kabupaten Sarolangun pada pemilu legislatif 2019 di Kabupaten Sarolangun yang mengungguli PDI Perjuangan pada urutan kedua.

Sehingga ini bisa menajadi modal dukungan pada Pilgub akan datang,"Ujarnya.

Kemudian ada Al Haris yang juga adalah incumbent Bupati Merangin, Bupati yang notabanenya adalah masih kelurga mantan Gubernur Jambi HBA yang juga adalah anggota DPR RI peraih suara terbanyak .

"Partai Golkar ini, juga telah mampu menempatkan Partai Golkar sebagai pemenang pemilu di Kabupaten Merangin.

Sudah bukan rahasia umum jika Bupati Merangin dua Periode yang juga adalah ketua harian Partai Golkar Merangin juga akan ikut ambil bagian dalam kontestasi Pilgub Jambi.

"Al Haris berkomitmen untuk maju tentunya masih dengan komitmen dan harapan, golkar akan masih bersamanya, pasca golkar juga menjadi partai yang ikut menghantarkanya menjadi Bupati Merangin pada periode kedua,"Ujarnya.

Kemudian Syarif Fasha yang saat ini masih menjabat sebagai Walikota Jambi periode kedua juga sepertinya menaruh  minat untuk maju sebagai Calon Gubernur Jambi.

Walikota Jambi yang juga adalah ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi sepertinya tidak terlihat main-main, dengan telah diambilnya formulir pencalonannya sebagai Cagub Partai Golkar.

"Posisinya sebagai orang yang mempunyai porsi sebagai ketua harian Partai Golkar  yang jelas akan berdampak mudahnya berkomunikasi dengan DPP Partai Golkar sehingga posisinya sebagai calon akan lebih diuntungkan.

Dari Partai PDI Perjuangan juga terlihat ada Calon Wakil Gubernur pada 2015 ini pun masih banyak digadangkan untuk maju sebagai kepala Daerah, walaupun sampai saat ini belum terlihat pernyataan di media bahwa Edi Purwanto menyatakan ingin maju.

Padahal dengan Posisinya sebagai ketua DPD Partai PDI Perjuangan serta ketua DPRD Provinsi Jambi, sepertinya menjadi modal awal untuk meraih suara signifikan apalagi dengan posisi PDI Perjuangan sebagai Partai Pemenang Pemilu di Provinsi Jambi. Akan tatapi nampaknya, PDI Perjuangan hanya mengusulkan satu nama untuk maju sebagai Calon Gubernur Provinsi Jambi yaitu Ir. Safrial yang juga saat ini menjabat Bupati Tanjung Jabung Barat. 

Fachrori Umar, Calon Gubernur yang juga Gubernur Provinsi Jambi saat inipun sepertinya juga tidak terlihat bermain kata untuk meneruskan masa jabatanuya sebagai Gubernur Provinsi Jambi Pada periode kedua.

Hal tersebut diperlihatkan Politisi Partai Nasdem ini dengan langsung meminta restu kepada Ketua Umum Partai Nasdem baru-baru ini, sehingga dimungkinkan Partai Nasdem hanya akan memunculkan satu nama sebagai bakal calon Gubernur yang diusungnya. 

Munculnya Asafri Jaya Bakri, Walikota Sungai Penuh dua periode yang juga adalah politisi Partai Demokrat terdengar juga telah menyambangi Partai-Partai Politik, walaupun dibanyak Partai beliau hanya mengembalikan Formulir sebagai wakil Gubernur, dipastikan bisa saja terjadi manuver politik terkait keinginan Partai Demokrat yang menginginkan kembali berkuasanya Demokrat di Provinsi Jambi pada saat di Pimpin Hasan Basri Agus sebagai Ketua Partai Demokrat Provinsi Jambi. 

Begitu juga Partai PAN, Partai yang berhasil menghantarkan Pasangan Zumi Zola-Fachrori Umar sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jambi, juga terlihat mengusung Ketua DPW PAN Provinsi Jambi. H.A Bakri HM. Dengan bermodalkan pengalaman lolosnya H. A.Bakri HM sebagai Anggota DPR RI selama tiga periode sepertinya bisa membuat beliau Percaya diri untuk diusung sebagai Calon Gubernur Jambi Pada Pilkada 2020 mendatang.

Konstasi Pilgub yang begitu hangat tersebut, di harapkan melahirkan semangat untuk membangun Jambi.

Sehingga partai politik juga diharapkan lebih selektif untuk mengusulkan kadernya, bukan hanya sekedar mempertahankan hegemoni kekuasaan, akan tetapi benar-benar mempertimbangkan aspek keinginan rakyat dan kebutuhan pembangunan daerah.

Penulis : Heri Kusnadi